Perpanjangan berlaku mulai Selasa

Pemerintah Provinsi Bali memperpanjang pengaturan pembelian bahan bakar minyak (BBM) berdasarkan nomor kendaraan ganjil-genap mulai Selasa, 20 Oktober, hingga Jumat, 23 Oktober 2026. Gubernur Bali Wayan Koster mengumumkan keputusan tersebut di Denpasar pada Senin (19/10), setelah rapat koordinasi bersama Menteri ESDM dan Pertamina. Kebijakan sebelumnya dijadwalkan berakhir pada hari pengumuman itu. Perpanjangan berlangsung di tengah upaya pemulihan distribusi setelah antrean pembelian BBM terjadi di sejumlah wilayah Bali. [1]

Pelat kendaraan disesuaikan dengan tanggal

Dalam pengaturan yang dijelaskan Koster, pengguna BBM bersubsidi dilayani apabila angka terakhir pelat kendaraannya sesuai dengan tanggal pembelian: ganjil pada tanggal ganjil, genap pada tanggal genap. Koster menilai pembatasan tersebut, bersama perbaikan distribusi, membantu mengurangi antrean. Ia tetap meminta pengawasan kelancaran pasokan dilakukan bersama pemerintah daerah, Pertamina, dan aparat keamanan. Penilaian bahwa aturan itu efektif merupakan keterangan pemerintah provinsi, bukan hasil pengukuran tersendiri dalam laporan ini. [1]

Cadangan 15 hari masih menjadi sasaran

Kementerian ESDM menyatakan pada 19 Oktober bahwa cadangan BBM Bali telah kembali ke kisaran 11–12 hari setelah sebelumnya sempat turun menjadi sekitar tiga hingga empat hari. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memerintahkan peningkatan cadangan menjadi 15 hari. Dalam pernyataan terpisah pada Senin malam di Jakarta, Bahlil menyebut target itu diminta tercapai dalam satu minggu berikutnya. Dengan demikian, angka 15 hari merupakan sasaran penguatan cadangan, bukan ukuran stok yang sudah dipastikan tercapai pada 20 Oktober. [2] [3]

Kapal dan layanan SPBU diperkuat

Menurut keterangan pemerintah, gangguan di Bali berkaitan dengan keterlambatan kapal pemasok dari Jawa. Jumlah kapal pengangkut ditingkatkan dari tiga menjadi tujuh untuk membantu pemulihan. Kementerian ESDM juga menyebut 66 SPBU di Denpasar dan Badung beroperasi selama 24 jam, didukung tambahan 16 mobil tangki dan 100 personel TNI. Pemerintah menjelaskan bahwa cadangan yang dihitung dalam hari terus diisi ulang melalui pengiriman berikutnya, sehingga angka tersebut bukan hitung mundur menuju habisnya seluruh persediaan. [1] [2]

Pemulihan tidak selalu merata

Perbaikan antrean belum dapat disamakan dengan tersedianya semua jenis BBM di setiap lokasi. Menteri HAM Natalius Pigai, dalam keterangan pada Minggu (18/10), menekankan perlunya pemerataan stok. Pemantauan kementeriannya pada 17 Oktober mendapati sejumlah antrean di Denpasar berkurang, tetapi di beberapa SPBU Pertalite tersedia sementara Pertamax belum tersedia. Pada 18 Oktober, antrean juga masih dilaporkan di sejumlah titik di Gianyar, Karangasem, Singaraja, dan Tabanan. Catatan tersebut menggambarkan kondisi saat pemantauan, bukan kepastian keadaan seluruh SPBU pada Selasa ini. [4]

Distribusi tetap menjadi fokus

Bahlil menyatakan gangguan di Bali telah terurai dan pemerintah memusatkan perhatian pada kelancaran distribusi. Ia menyebut cadangan Pertalite nasional berada di kisaran 16–18 hari, sedangkan bensin RON 92, RON 95, RON 98, serta solar masing-masing di atas 20 hari. Angka tersebut merupakan keterangan pemerintah dan tidak menggantikan informasi ketersediaan di tiap SPBU. Perpanjangan ganjil-genap hingga 23 Oktober menjadi ketentuan terbaru yang diumumkan untuk pembelian BBM bersubsidi di Bali, sementara pemerataan layanan tetap perlu diperhatikan. [1] [3] [4]

Sumber & bacaan lanjutan

Kunjungi sumber asli untuk konteks lengkap. Tautan eksternal dapat berubah.

  1. ANTARA — Gubernur Bali perpanjang ganjil genap BBM hingga Jumat, 19 Oktober 2026 ↗www.antaranews.com
  2. Kementerian ESDM — Tujuh Kapal Dikerahkan, Bahlil Perkuat Cadangan BBM Bali hingga 15 Hari, 19 Oktober 2026 ↗www.esdm.go.id
  3. ANTARA — Bahlil sebut gangguan distribusi BBM di Bali dan Jatim terurai, 19 Oktober 2026 ↗www.antaranews.com
  4. ANTARA — Menteri HAM tekankan pemerataan stok BBM pulihkan antrean di Bali, 19 Oktober 2026 ↗www.antaranews.com
↑ Kembali ke teks

Informasi umum; bukan rekomendasi investasi, produk, atau keputusan profesional.

← Kembali ke ruang baca